Pemosisian
Lihat juga: pemosisian merek
Pemosisian adalah tempat yang sengaja ditempati sebuah merek di benak audiensnya dibandingkan alternatifnya: untuk siapa ia, apa yang digantikannya, dan mengapa ia pilihan yang lebih baik. Itulah masukan yang dipakai sebuah proses penamaan.
Dalam praktiknya
Pemosisian menjawab pertanyaan yang harus dilewati nama: jika ini untuk siapa kami dan apa yang kami gantikan, apakah kandidat ini membantu atau melawannya? Tanpa pernyataan itu, pemilihan nama menyusut menjadi siapa di ruangan yang pendapatnya paling kuat.
Gagasan ini punya sejarah yang bisa dilacak. Al Ries dan Jack Trout berpendapat bahwa pemosisian dilakukan terhadap benak calon pembeli, bukan terhadap produk, dan bekerja dengan apa yang sudah ada di sana: di setiap kategori pembeli memegang tangga peringkat merek yang pendek, dan anak tangga teratas sulit direbut. Buku mereka tahun 1981 adalah rujukan yang lazim, dan para ilmuwan pemasaran memperdebatkan siapa yang pertama kali menggagas ide ini.
Dalam proyek penamaan, pemosisian harus berupa kalimat yang bisa dijadikan tolok ukur nama: untuk siapa, menggantikan apa, dan mengapa lebih baik. Kegagalan yang umum adalah posisi yang dibangun di atas atribut yang juga diklaim setiap pesaing, seperti kualitas atau kesederhanaan. Maka setiap kandidat lolos, dan nama dipilih menurut selera lagi. Posisi yang bisa dipakai adalah posisi yang tak bisa ditandatangani pesaing.
Letaknya dalam proses
Studio memperlakukan ini sebagai bagian dari satu putaran, bukan sebagai layanan terpisah: kategorinya dibaca, arah kreatifnya dipilih dari apa yang ditemukan riset, kandidat dihasilkan dalam jumlah besar lalu dipangkas terhadap kriteria yang dituliskan lebih dulu. Lihat cara studio bekerja untuk hasilnya, atau modul penamaan untuk tahap-tahapnya sendiri.
Konsep terkait
- Diferensiasi: Terdengar berbeda dan menjadi berbeda adalah dua masalah terpisah.
- Strategi merek: Apa yang harus diselesaikan sebuah strategi merek sebelum penamaan dimulai, dan apa jadinya kerja kreatif kalau belum.
- Persona: Persona adalah seorang manusia, bukan kotak demografi.
Bacaan lanjutan
- Apa itu strategi merek? Mengapa dimulai dari nama: Strategi merek menentukan untuk siapa merek dibuat dan apa pembedanya. Mengapa nama datang lebih dulu, dan bagaimana desain serta nada bicara membuatnya dikenali.
- Strategi merek untuk perusahaan mapan, dan namanya: Merek mapan butuh strategi seperti merek baru. Mengapa nama tertinggal dari bisnis, dan apa yang diputuskan sebelum mempertahankan, memperluas, atau mengganti nama.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu pemosisian dalam branding?
Pemosisian adalah tempat yang sengaja diambil sebuah merek dalam benak audiensnya relatif terhadap alternatif: untuk siapa ia, apa yang digantikannya, dan mengapa ia pilihan yang lebih baik. Ia diputuskan sebelum nama, lalu nama harus mendukungnya.
Apa bedanya pemosisian dengan strategi merek?
Strategi merek adalah keputusan utuh tentang audiens, makna, dan kepribadian. Pemosisian adalah bagiannya yang paling tajam: kategori tempat kamu bersaing dan alasan pelanggan harus memilihmu. Pemosisian muat dalam satu kalimat, strategi merek butuh dokumen.
Apa itu pernyataan pemosisian?
Pernyataan pemosisian adalah satu kalimat tertulis yang singkat dan menyebut audiens sasaran, kategori, manfaat utama, dan alternatif yang digantikan. Kegunaannya dalam penamaan adalah sebagai ujian: sebuah kandidat mendukung kalimat itu atau melawannya.
Bagaimana pemosisian memengaruhi nama merek?
Pemosisian menentukan apa yang harus disinyalkan nama dan apa yang boleh diserahkan pada elemen merek lain. Posisi premium di kategori yang ramai menuntut nama berbeda dari penantang berharga murah, jadi penamaan tanpa posisi hanya menghasilkan nama yang enak didengar.
Sumber
- [1]Positioning (marketing)— Wikipedia
- [2]Great Moments In Marketing: Ries, Trout & Positioning— Branding Strategy Insider
- [3]Positioning: The Battle for Your Mind (summary)— getAbstract

